Skip to main content

5 Kesalah Pahaman Tentang Teori Evolusi (Part II)

6. Hanya Perancang Cerdas (Intelligent Designer) yang dapat membuat organ rumit seperti mata.

Mata manusia dan hewan-hewan lain memiliki kemiripan, sama-sama terdiri dari crystallins (pengarah cahaya yang mengenai mata) dan opsins (penangkap cahaya yang di arahkan/di saring crystalins, untuk lalu di lanjutkan ke sel saraf). Keberagaman sensitifitas dan jenis mata pada organisme juga mengindikasikan adanya perubahan bertahap pada organ mata. Berawal dari sel yang sensitif terhadap cahaya lalu secara bertahap berevolusi menjadi mata yang lebih kompleks.


Darwin's greatest discovery: Design without designer | PNAS

7. Evolusi hanyalah sebuah teori.

Well, tentu saja. Teori dalam sains adalah cara kita memahami alam semesta secara rasional. Berdasarkan bukti yang dapat kita observasi. Karena catatan fossil dan disiplin ilmu2 lain menuntun kita kepada Teori Evolusi maka itulah kesimpulan yang di capai para ilmuan. Ini tentu saja jauh lebih baik daripada mengatakan manusia dan miliaran makhluk2 hidup lainnya jatuh dari langit. Atau hasil dari Sulap Abrakadabra Dewa/Tuhan.

8. Bukti fossil evolusi manusia itu palsu.

Fossil palsu (hoax) itu hanya manusia piltdown, sisanya adalah kesalahan dari pihak penemu yang mempublikasikan berita sebelum melalui peer review yang proper (Fossil Nebraska man, Archaeoraptor, Bathybius, dan Eozoon). Kesalahan-kesalahan Ini juga telah di klarifikasi oleh para ilmuan evolusionis sendiri. Sebagaimana yang kita ketahui, manusia bisa saja melakukan pemalsuan dan kebohongan demi kepentingan pribadi. Dan ini juga bisa terjadi di dalam komunitas sains. Tetapi
Karena sifat terbuka dan kritis di dalam sains, semua teori dan experiment harus bisa di crosscheck oleh semua pihak untuk memperoleh pengakuan dan keabsahan. Karena inilah kita melihat perubahan dan perkembangan yang senantiasa terjadi di dunia sains.

9. Hukum kedua termodinamika membuktikan bahwa proses evolusi tidak mungkin
terjadi.

Hukum kedua termodinamika mengatakan bahwa sistem yang tertutup akan mengalami entropi (perubahan dari keteraturan menjadi ketidak teraturan), tetapi bumi bukanlah closed system, sinar matahari selalu memberikan energi dan banyak kejadian yang unpredictable pada awal terbentuknya bumi, seperti tabrakan meteorit, asteroid, komet, dll yang membawa substance asing ke permukaan bumi.

10. Evolusi tidak bisa menjelaskan darimana datangnya moralitas (sense of right and wrong)

Justru cara terbaik menjelaskan prilaku manusia adalah melalui studi prilaku manusia, yang terkadang bisa sangat baik dan sangat kejam. terkadang egois terkadang alturistik. Di balik semua fenomena tingkah laku manusia tentu saja ada penyebab natural yang dapat kita pelajari. Pada umumnya moralitas manusia sangat berhubungan erat dengan kepentingan pribadi dan kelompoknya. Misalnya manusia berprilaku baik, agar mendapat respect dan tempat yang nyaman di masyarakat, juga menguntungkan dalam mendapatkan pasangan. Sebaliknya, manusia berbuat jahat bukan karena dia adalah setan, karena sejahat-jahat manusia, dia pasti berbuat baik kepada keluarga dan dirinya sendiri. Biasanya yang menyebabkan orang berbuat kriminal adalah karena tekanan ekonomi dan psikologis. Oleh karena itulah setiap orang memiliki potensi yang sama untuk berbuat jahat dan baik, terlepas dari apa filosofi dan agama orang tersebut.

Referensi:

1. John Rennie, 2002. 15 Answers to Creationist Nonsense. Scientific American
2. Skeptics Society, 2002. Top 10 Myths About Evolution (And How We Know It Really Happened).
3. Jerry A Coyne, 2009. Why Evolution is True. Oxford University Press.
4. Donald R. Prothero, 2007. Evolution: What the Fossils Say and Why it Matters. Columbia University Press.
5. Richard Dawkins, 2009. The Greatest Show on Earth: The Evidence for Evolution. Free Press.
6. Richard Dawkins, 2011. The Magic of Reality: How We Know What's Really True. Free Press.
7. Evolutionary Medicine. Carl Zimmer. From The Tangled Bank: An Introduction to Evolution. Roberts and Company Publishers, Inc.
8. Wikipedia articles on Evolution.
9. Fake fossils. http://evolutionwiki.org/wiki/Fake_Fossils

Comments

Popular posts from this blog

5 Kesalah Pahaman Tentang Teori Evolusi (Part I)

1. Jika manusia berevolusi dari monyet, mengapa masih ada monyet? atau mengapa monyet tersebut tidak berevolusi menjadi manusia? Manusia tidak berevolusi dari kera/monyet, melainkan monyet/kera dan manusia sama-sama berevolusi dari nenek moyang yang sama, yang hidup jutaan tahun yang lalu. Begitu juga dengan hewan-hewan dan tumbuhan lainnya, kita semua sama-sama berevolusi dari common ancestor (nenek moyang yang sama). Karena proses evolusi membutuhkan waktu miliaran tahun, maka waktu hidup kita yang hanya rata-rata 60 tahun ini terlalu pendek untuk dapat menyaksikan proses ini. Oleh karena itulah ilmuan pergi menggali fossil di seluruh dunia untuk menemukan tulang belulang nenek moyang kita yang sudah punah tersebut. Dari situlah di temukan bahwa pada lapisan-lapisan bumi yang lebih tua, terdapat fossil-fossil mahluk hidup yang telah punah, terlihat jelas transisi dari makhluk yang lebih sederhana (mikroorganisme) menuju yang lebih kompleks. Misalnya, pada lapisan bum...

Apakah Kutub Utara Mengalami Pergeseran? Apakah Matahari Akan Terbit Dari Barat?

Ini jawaban detail dari European Space Agency (ESA): 1. Yang berubah itu magnetic pole, geographic pole tetap sama, jadi yang berubah hanya arah North South di kompass anda, tapi matahari tetap terbit di tempat yang sama, karena poros dan arah rot asi bumi tetap sama, cuma kompass anda saja yang berubah arah jarumnya. "Unlike our geographic North Pole, which is in a fixed location, magnetic north wanders. This has been known since it was first measured in 1831, and subsequently mapped drifting slowly from the Canadian Arctic towards Siberia. One of the practical consequences of this is that the World Magnetic Model has to be updated periodically with the pole’s current location. The model is vital for many navigation systems used by ships, Google maps and smartphones, for example. Between 1990 and 2005 magnetic north accelerated from its historic speed of 0–15 km a year, to its present speed of 50–60 km a year. In late October 2017, it crossed the international date l...

WHY NATIONS FAIL? (MENGAPA NEGARA - NEGARA GAGAL?)

Terinspirasi dari buku Why Nations Fail – The Origins of Power, Prosperity, and Poverty ‘Mengapa Negara - Negara Gagal – Asal usul Kekuatan, Kemakmuran, dan Kemiskinan’ Anda mungkin penasaran dan sering bertanya mengapa Amreika Serikat kaya sedangkan Indonesia miskin. Mengapa Korea Utara dan Korea Selatan yang hanya berbataskan pagar memiliki derajat kemakmuran yang sangat jauh berbeda. Mengapa Revolusi Industri yang menentukan kemakmuran Negara terjadi di Inggris tidak di India, Meksiko atau Indonesia. Apakah kekayaan dan kemajuan suatu Negara di tentukan oleh kekayaan alam negaranya, budaya dan ras penduduknya, Iklimnya, atau institusi pemerintahannya. Hal inilah yang di kupas di dalam buku Why Nations Fail karya Daron Acemoglu dan James A Robinson. Negara yang makmur pada umumnya memiliki institusi pemerintahan yang inclusive/terbuka, dimana kekuasaan pemerintah tidak absolut dan tertutup. Kekuasaan tidak hanya ada di tangan raja dan pengikut setianya, tetapi ...