Skip to main content

Bagaimana DOPPLER EFFECT membantu Ilmuan dalam melacak lokasi jatuhnya pesawat Malaysian Airlines MH370?

1. Kecepatan Cahaya

Kecepatan sinyal radio yang di kirim MH370 ke satelit Inmarsat sama dengan kecepatan cahaya, dari sini peneliti mengukur jarak antara waktu satelit mengirim sinyal yang menyapa radar pesawat sampai balasan dari radar pesawat tersebut kembali ke satelit tersebut, yang mengindikasikan bahwa pesawat tersebut masih terbang. Dengan menghitung kecepatan sinyal radio dengan kecepatan response dari MH370 ilmuan Inmarsat dapat menentukan berapa jauh jarak pesawat dengan satelit yang menerima response atau ‘Ping’ tersebut. Semakin jauh posisi pesawat semakin lama waktu yang di butuhkan untuk sinyal tersebut merambat. Tetapi ini tidak bisa menjawab letak spesifik pesawat tersebut. Sehingga hanya bisa di Tarik garis melingkar sejauh posisi terahir ‘ping’ tersebut dari satelit yang membetang dari Asia Utara sampai Samudra Hindia.



2. Doppler Effect



Efek Doppler, dinamakan mengikuti tokoh fisika, Christian Andreas Doppler, adalah perubahan frekuensi atau panjang gelombang dari sebuah sumber gelombang yang diterima oleh pengamat, jika sumber suara/gelombang tersebut bergerak relatif terhadap pengamat/pendengar.(Wikipeda). “Efek Doppler yang dirasakan oleh seorang pengamat adalah tatkala ia merasakan frekuensi bunyi yang lebih tinggi dari frekuensi sumber bunyi itu sendiri manakala ia dan/atau sumber bunyi bergerak relatif saling mendekati, dan merasakan frekuensi bunyi yang lebih rendah manakala ia dan/atau sumber bunyi bergerak relatif saling menjauhi.” (http://smanepus.sch.id/). Hal ini juga berlaku terhadap gelombang sinyal radio yang di kirim oleh pesawt MH370 ke satelit Inmarsat. Dengan membandingkan perubahan frekuensi pesawat-pesawat sejenis ketika bergerak ke arah utara dan ke selatan, ilmuan dapat membandingkan frekuensi MH370 dengan data yang di kumpulkan tersebut dan ahirnya menyimpulkan bahwa sinyal radio yang di kirim oleh MH370 mengindikasikan pesawat tersebut bergerak kearah selatan, ke samudera Hindia, bukan ke utara.

Sekarang, satelit telah menemukan 122 objek di Samudra Hindia yang di duga kuat adalah dari pesawat MH370. Lihat gambar satelit di bawah ini:



Semoga serpihan pesawat, para korban, dan Blackbox MH370 cepat di temukan. Turut berbela sungkawa untuk para korban tragedy ini dan keluarga yang di tinggal.




Sources:
  1. http://www.bbc.com/news/world-asia-26723719
  2. http://www.slate.com/topics/m/malaysia_flight_370.html
  3. http://au.news.yahoo.com/thewest/wa/a/22169428/weather-adds-to-searchers-woes/
  4. http://www.extremetech.com/extreme/179112-how-satellites-tracked-down-flight-mh370-and-why-we-still-cant-find-the-plane
  5. http://www.dw.de/how-scientists-found-that-mh370-crashed-into-the-ocean/a-17519099
  6. http://smanepus.sch.id/kumpulan%20materi/KUMPULAN%20MATERI/materi%20fisika/kls%20xi/mp_426/index.html
  7. http://id.wikipedia.org/wiki/Efek_Doppler




Comments

Popular posts from this blog

5 Kesalah Pahaman Tentang Teori Evolusi (Part I)

1. Jika manusia berevolusi dari monyet, mengapa masih ada monyet? atau mengapa monyet tersebut tidak berevolusi menjadi manusia? Manusia tidak berevolusi dari kera/monyet, melainkan monyet/kera dan manusia sama-sama berevolusi dari nenek moyang yang sama, yang hidup jutaan tahun yang lalu. Begitu juga dengan hewan-hewan dan tumbuhan lainnya, kita semua sama-sama berevolusi dari common ancestor (nenek moyang yang sama). Karena proses evolusi membutuhkan waktu miliaran tahun, maka waktu hidup kita yang hanya rata-rata 60 tahun ini terlalu pendek untuk dapat menyaksikan proses ini. Oleh karena itulah ilmuan pergi menggali fossil di seluruh dunia untuk menemukan tulang belulang nenek moyang kita yang sudah punah tersebut. Dari situlah di temukan bahwa pada lapisan-lapisan bumi yang lebih tua, terdapat fossil-fossil mahluk hidup yang telah punah, terlihat jelas transisi dari makhluk yang lebih sederhana (mikroorganisme) menuju yang lebih kompleks. Misalnya, pada lapisan bum...

Apakah Kutub Utara Mengalami Pergeseran? Apakah Matahari Akan Terbit Dari Barat?

Ini jawaban detail dari European Space Agency (ESA): 1. Yang berubah itu magnetic pole, geographic pole tetap sama, jadi yang berubah hanya arah North South di kompass anda, tapi matahari tetap terbit di tempat yang sama, karena poros dan arah rot asi bumi tetap sama, cuma kompass anda saja yang berubah arah jarumnya. "Unlike our geographic North Pole, which is in a fixed location, magnetic north wanders. This has been known since it was first measured in 1831, and subsequently mapped drifting slowly from the Canadian Arctic towards Siberia. One of the practical consequences of this is that the World Magnetic Model has to be updated periodically with the pole’s current location. The model is vital for many navigation systems used by ships, Google maps and smartphones, for example. Between 1990 and 2005 magnetic north accelerated from its historic speed of 0–15 km a year, to its present speed of 50–60 km a year. In late October 2017, it crossed the international date l...

WHY NATIONS FAIL? (MENGAPA NEGARA - NEGARA GAGAL?)

Terinspirasi dari buku Why Nations Fail – The Origins of Power, Prosperity, and Poverty ‘Mengapa Negara - Negara Gagal – Asal usul Kekuatan, Kemakmuran, dan Kemiskinan’ Anda mungkin penasaran dan sering bertanya mengapa Amreika Serikat kaya sedangkan Indonesia miskin. Mengapa Korea Utara dan Korea Selatan yang hanya berbataskan pagar memiliki derajat kemakmuran yang sangat jauh berbeda. Mengapa Revolusi Industri yang menentukan kemakmuran Negara terjadi di Inggris tidak di India, Meksiko atau Indonesia. Apakah kekayaan dan kemajuan suatu Negara di tentukan oleh kekayaan alam negaranya, budaya dan ras penduduknya, Iklimnya, atau institusi pemerintahannya. Hal inilah yang di kupas di dalam buku Why Nations Fail karya Daron Acemoglu dan James A Robinson. Negara yang makmur pada umumnya memiliki institusi pemerintahan yang inclusive/terbuka, dimana kekuasaan pemerintah tidak absolut dan tertutup. Kekuasaan tidak hanya ada di tangan raja dan pengikut setianya, tetapi ...