Skip to main content

Kesalah Pahaman Terhadap Mekanisme Evolusi Pt. 3 - Respons Kepada Argument Kreasionis

ARGUMEN:


"Aku kemaren ingin menyebrangi sungai la pada saat itu jumbatannya rusak dan gak ada prahu
Trus aku duduk menunggu di pinggiran sungai tiba2 ada angin kencang merobohkan kayu dan kayu itu terbrak batu hingga membentuk prahu dan bentuknyapun rapih dan bagus sehingga dapat di tumpangi. prahu itu menghampiriku dan aku pun naik sampai ke sebrang
Dan itu aku menunggu cuma 1jam
Apa kalian percaya apa yg a ku ceritakan"


RESPONS:

Argumen di atas adalah False Analogy. Analogi anda akan tepat seandainya kapal itu bisa memperbaiki sparepartnya yang rusak dengan sendiri dengan mengganti sel yang rusak dengan sel baru yang di produksi oleh organnya sendiri tanpa bantuan mekanik, di samping itu kapal itu harus bisa bereproduksi, melahirkan kapal-kapal baru tanpa bantuan engineer dan mekanik, serta memiliki DNA. Seperti makhluk hidup. Kenyataannya tidak demikian. Manusia dan makhluk hidup lainnya itu ibarat kapal atau mobil yang sambil jalan juga sambil memperbaiki sparepartnya sendiri dan beranak-pinak selama puluhan tahun hanya dengan memasukkan air dan makanan ke dalam sistem pencernaannya. Dengan kata lain, makhluk hidup itu berfungsi secara bottom up (dari bawah ke atas, dari inti sel menuju organ dan individu) sedangkan kapal/kayu itu berfungsi secara top down (dari ide dan kreasi manusia menuju ke produk tersebut). Sehingga menjelaskan fenomena alam dengan analogi di atas tidak menyelesaikan masalah. Itulah mengapa teori evolusi menjelaskan makhluk hidup dari sudut pandang naturalisme, hanya berdasarkan fakta genetika, fossil, geografi, dll, yang pada umumnya sampai saat ini semua kalangan ilmuan menyetujui adanya proses evolusi tersebut. Evolusi terjadi dalam waktu jutaan tahun (berdasarkan bukti fossil), anda tidak akan melihat proses itu di dalam jangka waktu hidup anda, tetapi evolusi makhluk bersel satu bisa di lihat, misalnya bagaimana proses evolusi/mutasi bakteri dan virus yang kebal antibiotik karena seleksi alam membuat jenis yang paling resistant (kuat) yang bertahan, contoh virus corona yang ada sekarang. Evolusi makro yang lebih jelas secara fisik akan memakan waktu lebih lama, jutaan/milyaran tahun, satu-satunya cara meneliti hal ini adalah menggali fossil, dan bukti fossil mengindikasikan organisme berevolusi dari sel sederhana menjadi makhluk hidup yang lebih kompleks.




Comments

Popular posts from this blog

Apakah Kutub Utara Mengalami Pergeseran? Apakah Matahari Akan Terbit Dari Barat?

Ini jawaban detail dari European Space Agency (ESA): 1. Yang berubah itu magnetic pole, geographic pole tetap sama, jadi yang berubah hanya arah North South di kompass anda, tapi matahari tetap terbit di tempat yang sama, karena poros dan arah rot asi bumi tetap sama, cuma kompass anda saja yang berubah arah jarumnya. "Unlike our geographic North Pole, which is in a fixed location, magnetic north wanders. This has been known since it was first measured in 1831, and subsequently mapped drifting slowly from the Canadian Arctic towards Siberia. One of the practical consequences of this is that the World Magnetic Model has to be updated periodically with the pole’s current location. The model is vital for many navigation systems used by ships, Google maps and smartphones, for example. Between 1990 and 2005 magnetic north accelerated from its historic speed of 0–15 km a year, to its present speed of 50–60 km a year. In late October 2017, it crossed the international date l...

The God Delusion by Richard Dawkins | Terjemahan Bahasa Indonesia | Bab I

CHAPTER 1 A deeply religious non-believer //Orang alim yang tidak beriman// I don't try to imagine a personal God; it suffices to stand in awe at the structure of the world, insofar as it allows our inadequate senses to appreciate it. “Saya tidak membayangkan tuhan yang memiliki kepribadian; Cukuplah untuk berdiri dan mengagumi struktur dunia, sejauh panca indera kita yang tak sempurna ini bisa mengapresiasinya.” ALBERT EINSTEIN Kehormatan yang Pantas Anak itu tiarap di atas rerumputan , dagunya bertumpu di tangannya . Dia tiba-tiba merasa kewalahan oleh kesadaran yang tinggi atas batang-batang dan akar-akar pohon yang kusut , dia menemukan sebuah hutan di dalam dunia mikro , dunia semut dan kumbang yang berbeda dan bahkan dunia miliaran bakteri di dalam tanah , dimana secara diam-diam bakteri tersebut menopang perekonomian dunia mikro , walaupun anak itu belum mengetahui detail bakteri pada saat itu. Tib...

WHY NATIONS FAIL? (MENGAPA NEGARA - NEGARA GAGAL?)

Terinspirasi dari buku Why Nations Fail – The Origins of Power, Prosperity, and Poverty ‘Mengapa Negara - Negara Gagal – Asal usul Kekuatan, Kemakmuran, dan Kemiskinan’ Anda mungkin penasaran dan sering bertanya mengapa Amreika Serikat kaya sedangkan Indonesia miskin. Mengapa Korea Utara dan Korea Selatan yang hanya berbataskan pagar memiliki derajat kemakmuran yang sangat jauh berbeda. Mengapa Revolusi Industri yang menentukan kemakmuran Negara terjadi di Inggris tidak di India, Meksiko atau Indonesia. Apakah kekayaan dan kemajuan suatu Negara di tentukan oleh kekayaan alam negaranya, budaya dan ras penduduknya, Iklimnya, atau institusi pemerintahannya. Hal inilah yang di kupas di dalam buku Why Nations Fail karya Daron Acemoglu dan James A Robinson. Negara yang makmur pada umumnya memiliki institusi pemerintahan yang inclusive/terbuka, dimana kekuasaan pemerintah tidak absolut dan tertutup. Kekuasaan tidak hanya ada di tangan raja dan pengikut setianya, tetapi ...